Kemnaker Terus Perbaiki Pelayanan Pengurusan Ijin Penggunaan TKA

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus berupaya memperbaiki pelayanan pengurusan ijin penggunaan Tenaga Kerja Asing (TKA) melalui pembentukan online system (dapat diakses oleh setiap perusahaan melalui website: www.tka-online.depnakertrans.go.id untuk memantau proses dan hasilnya) untuk meningkatkan iklim investasi .

Dalam pelayanan perijinan TKA tersebut, Pemerintah Indonesia terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, transparan, sederhana dan akuntabel, termasuk dengan dibentuknya Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang berada di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM).

Kemnaker Terus Perbaiki Pelayanan Pengurusan Ijin Penggunaan TKA“Dengan adanya pelayanan terpadu satu pintu ini para investor asing, termasuk dari Tiongkok dapat lebih mudah, cepat dan murah dalam mengurus perijinan terkait dengan penanaman modal sehingga diharapkan para investor akan tertarik untuk datang menanamkan modalnya di Indonesia,” kata Hanif.

Seperti diketahui, investasi Tiongkok merupakan salah satu dari 5 besar investasi asing yang ada di Indonesia dan hubungan diplomatik kedua negara telah berjalan dengan baik selama 65 tahun. Tiongkok merupakan salah satu mitra strategis Indonesia terutama dalam hal pembangunan infrastruktur.

Saat ini, investasi Tiongkok yang paling banyak ada di Indonesia berupa pembangunan pembangkit listrik dan smelter pertambangan (tempat pengolahan hasil tambang).

Sedangkan berdasarkan data Kemnaker tahun 2014, jumlah Tenaga Kerja Asing (TKA) atau ekspatriat yang masuk dan bekerja di Indonesia selama tahun 2014 mencapai jumlah 68.762 orang. Angka tersebut berdasarkan daftar Ijin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing (IMTA) yang diterbitkan Kemnaker, terlihat jumlah TKA 2014 menurun tipis dibandingkan tahun 2013 yang berjumlah 68.957 orang dan tahun 2012 yang mencapai 72.427 orang.

Pada tahun 2014, Jumlah TKA dari Tiongkok jumlahnya mencapai 16.328 orang, Jepang (10.838), dan Korea Selatan (8.172). Sedangkan TKA dari India (4.981), Malaysia (4.022), Amerika Serikat (2,658), Thailand (1.002 ), Australia (2.664), Philippina(2.670), Inggris (2.227), Negara Lainnya (13.200 orang).

Dilihat dari sektor kategori, sektor perdagangan dan jasa tetap mendominasi dengan jumlah TKA mencapai 36.732 orang, sektor industri 24.041 orang dan sektor pertanian 8.019 orang. Sedangkan berdasarkan level jabatan, TKA professional berjumlah 21.751 orang, advisor/konsultan 15.172, manager 13.991, direksi 9.879, supervisor 6.867 dan komisaris sebanyak 1.101 orang.

author