Gedung RSUD Jadi BLK Abdya

No comment 329 views

BLANGPIDIE – Setelah dibiarkan telantar tidak dimanfaatkan selama tujuh tahun, gedung permanen yang sebelumnya dipersiapkan sebagai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Aceh Barat Daya (Abdya) di Desa Cot Manee, Kecamatan Jeumpa, kini difungsikan menjadi Unit Pelaksana Teknis Balai Latihan Kerja (UPTD BLK). Di lokasi ini akan dilatih para pencari kerja untuk meningkatkan kemampuannya yang siap pakai.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Abdya, Ir H Zuriat dihubungi Serambi, Senin (11/6) menjelaskan, pemanfaatan gedung RSUD Cot Manee menjadi UPTD BLK sudah mendapat persetujuan Bupati sebelumnya. Menyusul persetujuan tersebut, saat ini sedang dilaksanakan rehabilitasi sebanyak empat gedung permanen yang rusak karena tidak dimanfaatkan.

Kecuali sudah dibalut hutan belukar, gedung permanen yang bangunannya dirancang sebagai sarana rumah sakit tersebut, juga mengalami kerusakan yang harus diperbaiki kembali. Seperti permukaan lantai keramik pecah dan retak-retak, kaca jendela hampir seluruhnya pecah, dan sejumlah daun pintu copot dan hilang. Pekerjaan perbaikan fasilitas tersebut, menurut Zuriat, sedang dilaksanakan menyerap anggaran Rp 400 juta lebih sumber APBK Abdya 2012.

Pertimbangan Bupati mengalihkan fungsi gedung rumah sakit tersebut, dikhawatirkan tidak bisa dimanfaatkan lagi bila dibiarkan telantar tidak terurus. Disamping itu,  Kabupaten Abdya sangat membutuhkan UPTD BLK untuk mendidik dan melatih para pencari  kerja yang siap pakai sesusai kebutuhan.

Seperti tenaga kerja perakit mesin, pelistrikan sampai mempersiapkan tenaga kerja menjahit. “Adanya sarana BLK, maka para pencari kerja dapat kita tingkatkan kemampuannya yang siap pakai sesuai kebutuhan,” ungkat Zuriat.

Selain sebagai UPTD BLK, menurut Kadis Sosial danTenaga Kerja, Ir H Zuriat, salah satu bangunan rumah sakit tersebut juga akan dijadikan sebagai Rumah Singgah dalam rangka pemberdayaan penyakit sosial. Di rumah singgah tersebut, nantinya akan ditampung bekas pasien Rumah Sakit Jiwa (RSJ) yang belum siap ditampung oleh keluarga mereka.

“Jadi bukan penderita penyakit jiwa yang kita tampung melainkan mereka yang sudah menjalani perawatan di RSI, tapi keluarga mereka belum siap menerima,” ungkap Zuriat.

Berdasarkan catatan Serambi, bangunan gedung  RSUD Abdya yang berlokasi di atas perbukitan Desa Cot Manee itu terdiri dari bangunan permanen yang dibangun tahun betahap sejak tahun 2004. Setelah sejumlah bangunan (sal) rampung menyerap anggaran miliran rupiah, ternyata tidak dimanfaatkan sebagai sarana kesehatan atau rumah sakit.

Pasalnya, sekitar tahun 2006, Kabupaten Abdya mendapat bantuan sebuah gedung rumah sakit yang lebih resentatif lengkap dengan peralatan kesehatan dari Pemerintah Korea Selatan. Rumah sakit tersebut dibangun di Padang Meurantee, Desa Ujong Padang, Susoh, dan saat ini sudah beroperasi sebagai RSUD Abdya, di mana masyarakat setempat menyebutnya “Rumah Sakit Korea”.(nun)

Sumber : http://aceh.tribunnews.com/2012/06/12/gedung-rsud-jadi-blk-abdya

Tags: